MENU
teknovaganza.id
Tech News
Teknologi Ini Manfaatkan Karbon Dioksida Yang Dipercaya Mampu Menetralisir Air Terkontaminasi Agar Layak Konsumsi
Photo Credit/Digital Trends

Teknologi Ini Manfaatkan Karbon Dioksida Yang Dipercaya Mampu Menetralisir Air Terkontaminasi Agar Layak Konsumsi

  327

Air bersih menjadi salah satu kebutuhan yang cukup sulit untuk dipenuhi pada beberapa area tertentu. Selain lokasi yang memang terpencil, keadaan atau kondisi alam yang tidak memungkinkan untuk area tersebut memroduksi air bersih layak minum masih menjadi tantangan dan permasalahan tersendiri bagi pemerintah di area tersebut. Kabar baiknya, kesulitan untuk memeroleh air bersih layak minum sepertinya tidak lagi menjadi masalah besar. 

Ya, dilansir melalui Digital Trends saat ini tengah diadakan sebuah projek penelitian terkait sebuah metode untuk pemanfaatan air terkontaminasi agar layak konsumsi. Beberapa peneliti dari Universitas Princeton, Unilever, dan Universitas Hawaii dilaporkan sedang dalam tahap penelitian yang memungkinkan air terkontaminasi menjadi air layak konsumsi yang terlebih dahulu harus melalui proses pencampuran dengan karbon dioksida. 

Teknologi yang dimanfaatkan sendiri tergolong cukup mengejutkan mengingat karbon dioksida saat ini lebih dikenal sebagai polutan. Namun, Sangwoo Shin selaku asisten professor Teknik Mesin Universitas Hawaii menyatakan bahwa pemanfaatan karbon dioksida sendiri sejatinya merupakan cara untuk menghilangkan partikel – partikel tersuspensi pada air yang terkontaminasi. Tidak hanya itu, kelak saat karbon dioksida bersentuhan dengan air ia akan berdiosiasi menjadi ion. 

Kemudian ion tersebut akan menghasilkan listrik berkekuatan kecil namun cukup besar untuk dapat mendorong partikel – partikel yang tersuspensi dalam air. Dalam hal ini, Sangwoo Shin juga menyatakan bahwa langkah tersebut juga diambil sebagai cara atau metode penyaringan air yang lebih efisien dan kontinyu sehingga dapat meminimalisir pemanfaatan filter berpori. Saat ini, teknologi yang diterapkan sendiri masih terlihat tidak mungkin dan mengejutkan. 

Namun, Sangwoo Shin dan tim penelitinya nampaknya cukup percaya diri dengan penerapan teknologi tersebut. Pihaknya mengibaratkan karbon dioksida sebagai alat yang dilengkapi dengan senjata paintball untuk mendorong partikel – partikel tersuspensi dalam air yang terkontaminasi agar layak konsumsi. Dalam pengujian yang dilakukan timnya, teknologi tersebut dilaporkan mampu melepaskan hampir seluruh partikel yang tersuspensi dengan menyisakan 0,0005 persen saja. 

Tidak hanya itu, teknologi tersebut juga mampu melepaskan partikel yang tersuspensi tersebut dengan membutuhkan energy yang kurang dari 1/1000 energi yang dibutuhkan sistem filtrasi membran. Untuk saat ini, Sangwoo Shin sendiri mengaku bahwa penelitian yang dilakukannya masih belum matang dan hanya berskala laboratorium saja. Pihaknya berharap bahwa kelak dapat mengembangkan dan mengoptimalkan teknologi tersebut untuk pemakaian berskala besar seperti rumah tangga dan pabrik pengolahan air. (SNR)

 

komentar
tentang kami
Teknovaganza.id merupakan media online yang menyajikan informasi terbaru dan terkini seputar dunia teknologi dalam negeri maupun mancanegara. Penyampaian yang ringan dengan konten yang berisi menjadikan Teknovaganza.id pilihan pembaca yang paling diminati.
hubungi kami
Alamat : Jl. Kalibaru Timur I No.27 Kalibaru, Cilincing, Jakut
Email : redaksi@teknovaganza.id
Telepon : 021- 440 7211
mitra kami
COPYRIGHT © 2016 - Teknovaganza.id