MENU
teknovaganza.id
Startup
Berjalan 2 Pekan YesJob Startup Penghubung Pihak Pemberi Kerja dan Pencari Kerja Raih 6000 Pengguna
Photo Credit/Tech in Asia Indonesia

Berjalan 2 Pekan YesJob Startup Penghubung Pihak Pemberi Kerja dan Pencari Kerja Raih 6000 Pengguna

  333

Belum genap 1 bulan diluncurkan, YesJob, startup yang menawarkan layanan aplikasi lowongan kerja berhasil meraih hampir enam ribu pengguna terdaftar. Seperti dilansir melalui Tech in Asia Indonesia, startup yang didirikan oleh James Umpleby tersebut bertujuan untuk membantu lebih banyak orang agar bisa lebih mudah mencari dan mendapatkan akses informasi terkait calon pekerja. James sendiri selama ini telah mengembangkan ProCapita Indonesia, perusahaan yang bergerak dalam layanan perekrutan eksekutif atau pegawai senior.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu ia mengaku bahwa saat ini dirinya kebanjiran permintaan terkait pencarian kerja tingkat junior. Hal inilah yang diakui James sebagai latar belakang didirikannya YesJob. Meski dasar yang diterapkan sama, namun YesJob cukup berbeda dengan ProCapita Indonesia. Startup ini menyajikan berbagai informasi terkait pencari kerja dari seluruh lapisan. Bukan hanya eksekutif saja, deretan informasi pencari kerja paruh waktu seperti sopir, kasir, hingga pelayan juga tersaji dengan lengkap. 

YesJob sendiri menghadirkan 2 jenis fitur, untuk pencari kerja dan juga pemberi kerja. Sebagai pencari kerja, pengguna hanya perlu memasukan beberapa data seperti usia, latar belakang pendidikan, pekerjaan saat ini, dan juga kemampuan bahasa asing. Pengguna juga bisa memilih lowongan yang sesuai dengan minat mereka. Setelah memastikan minat pekerjaan, maka data diri pengguna tersebut akan hadir pada halaman dashboard pemberi kerja terkait. Untuk monetisasi sendiri, saat ini YesJob hanya menerapkan pada pengguna sebagai pihak pemberi kerja saja. 

Ya, meski dapat melihat deretan calon pencari kerja, pemberi kerja tidak bisa mengakses lebih jauh terkait informasi detil para pencari kerja. Untuk bisa melakukannya, pemberi kerja diharuskan membayar sejumlah biaya, kurang lebih sebesar 20 ribu Rupiah agar dapat mengakses lebih jauh informasi pencari kerja yang diinginkannya. James mengaku bahwa hal ini adalah salah satu cara pihaknya untuk bisa mendapatkan pemasukan. Bukan tanpa alasan, hingga saat ini YesJob masih berjalan dengan pendanaan a la bootstrapping. 

Di sisi lain, kehadiran YesJob sendiri diakui James bukanlah tanpa hambatan. Ia menyatakan bahwa tantangan besar pengembangan startup tersebut berasal dari sisi teknologi. Untuk dapat mengolah data yang besar YesJob membutuhkan infrastruktur yang baik. oleh karena itu, pihaknya merasa beruntung dapat menggaet Rama Notowidigdo selaku mantan Chief Product Officer GO-JEK untuk bisa terus mengoperasikan aplikasi YesJob. Selain Rama, James juga turut menggandeng beberapa rekannya seperti Irwansyah Utama dan juga mantan CEO Indosat Harry Sasongko. 
Lantas, bagaimana kira – kira perkembangan startup ini? Menarik untuk disimak lebih lanjut bukan? (SNR)

 

komentar
tentang kami
Teknovaganza.id merupakan media online yang menyajikan informasi terbaru dan terkini seputar dunia teknologi dalam negeri maupun mancanegara. Penyampaian yang ringan dengan konten yang berisi menjadikan Teknovaganza.id pilihan pembaca yang paling diminati.
hubungi kami
Alamat : Jl. Kalibaru Timur I No.27 Kalibaru, Cilincing, Jakut
Email : redaksi@teknovaganza.id
Telepon : 021- 440 7211
mitra kami
COPYRIGHT © 2016 - Teknovaganza.id